Aksi Ria Ricis dalam mengunjungi wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mendapat perhatian luas dari masyarakat. Selain kepeduliannya terhadap warga dan lingkungan, pakaian yang dikenakannya saat membantu relawan juga menjadi topik pembicaraan di kalangan netizen.
YouTuber berusia 31 tahun tersebut tiba di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Rabu (4/11). Kedatangannya bertujuan untuk meninjau langsung kondisi wilayah yang sebelumnya terdampak karhutla serta berpartisipasi dalam penanganan pascakebakaran.
Melalui akun Instagram pribadinya, @riaricis1795, Ricis membagikan video yang menampilkan aktivitasnya bersama relawan di lokasi terdampak. Dalam kesempatan tersebut, ia turut serta dalam upaya pembasahan lahan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Meski kondisi kebakaran di beberapa wilayah dilaporkan mulai mereda setelah hujan turun, upaya penanganan belum sepenuhnya selesai. Relawan dan petugas masih melakukan pemantauan serta pembasahan di titik-titik tertentu untuk mencegah kebakaran susulan.
"Cepat sehat Indonesiaku. Walaupun api sudah padam, tetap harus selalu dibasahi," tulis Ricis dalam keterangan unggahannya, dikutip Jumat (6/11).
Dalam video yang diunggah, Ricis terlihat aktif membantu petugas menyemprotkan air ke area bekas kebakaran. Ia juga terlihat berada di tengah para relawan yang masih menjalankan tugas di lapangan.
Namun, penampilannya saat melakukan aktivitas tersebut justru menjadi perhatian. Ricis mengenakan celana panjang berwarna putih, yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi lokasi yang berpotensi membuat pakaian kotor akibat lumpur dan sisa material kebakaran.
"Mau madamin api tapi pake celana putih," sindir warganet di kolom komentar unggahan Ria Ricis.
"Awas Bu ICIS baju nya kotor ..kenapa pake baju nya fashion yaa??ga Septy," sahut warganet lain.
"Warganet lain bahkan menyebut Ricis salah pilih busana."
"Ini Bu iciss keknya salah kostum deh.. mau kotor2an bukk Napa pake putihhh? Kasian yg nyuci bajunya".
"Selain persoalan pakaian, kehadiran Ricis di lokasi karhutla juga mendapat komentar beragam. Ada juga warganet yang menyambut positif langkahnya karena mau turun langsung membantu penanganan bencana."
"Semangat trus orang baik," tulis warganet mengapresiasi aksi Ria Ricis.
"Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan waktu kedatangannya. Sebagian pengguna media sosial menilai aksi tersebut terlambat dilakukan lantaran sejumlah titik kebakaran sudah lebih dahulu diguyur hujan dan kondisi api mulai mereda. Bahkan, ada yang menganggap kedatangan Ricis hanya sebatas pencitraan."
"Mirip pejabat kita, tau2 nongol buat pencitraan," tulis warganet.
Ria Ricis merasa di-prank oleh warganet. Di tengah komentar yang menyebut kedatangannya terlambat, Ricis memberikan penjelasan tentang kondisi yang ia temui langsung di Kalimantan.
Ricis mengaku membaca komentar warganet yang menyebut situasi di wilayah tersebut sudah kembali cerah setelah hujan. Namun, kenyataan di lokasi justru berbeda dari informasi yang beredar di media sosial.
Dalam video yang diunggah, Ricis menunjukkan kondisi udara yang masih diselimuti asap berwarna kekuningan. Kondisi ini terlihat ketika ia berada di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Asap yang masih menyelimuti kawasan tersebut membuat jarak pandang menjadi terbatas.
Ricis mempertanyakan anggapan sejumlah warganet yang menyebut kondisi karhutla sudah sepenuhnya membaik.
"Bahkan ini kita di depan rumah, dari mana bisa lihat masih kuning banget, kata kalian kan udah telat, udah hujan itu amin terjadi. Aku pengen sih emang beneran udah telat ya," ucap Ria Ricis.
Ia menjelaskan, video tersebut direkam pada 5 November 2026. Saat itu, Ricis masih melihat adanya asap di sekitar lokasi. Kendaraan pemadam kebakaran juga masih terlihat berada di kawasan tersebut.
Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa upaya penanganan karhutla masih berlangsung meskipun beberapa wilayah telah diguyur hujan.
"Baru aja padam, itu masih ada asap masih ada asap, itu masih ada mobil pemadam Ini masih ada damkar," lanjutnya.
"Melihat keadaan tersebut, Ricis mengaku sedih. Ia merasa informasi yang menyebut wilayah terdampak sudah terbebas dari asap dan api tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi yang dijumpainya."
"Sedih banget, kata siapa udah ga ada asap dan api?" tembaknya.
"Ricis kemudian kembali mengungkapkan kekecewaannya melalui Instagram Story. Ia merasa seperti dikerjai oleh warganet yang sebelumnya memberikan informasi bahwa kondisi di Kalimantan sudah cerah dan tidak lagi diselimuti asap."
"Aku di-prank sama netizen, kata netizen udah cerah Kata netizen udah cerah aku di-prank sama kalian, jarak pandang pun tak terlihat Kenapa kalian prank aku?" katanya.
Penanganan karhutla masih membutuhkan perhatian. Kondisi karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dilaporkan mulai membaik setelah beberapa kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Berkurangnya titik api membuat situasi tidak lagi separah ketika kebakaran masih meluas.
Meski demikian, pemadaman bukan satu-satunya tahapan yang harus dilakukan dalam penanganan karhutla. Petugas dan relawan tetap perlu melakukan pembasahan lahan serta pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran.
Penyaluran air bersih, keterlibatan relawan, serta perhatian terhadap kondisi lingkungan setelah kebakaran juga menjadi bagian penting dari upaya pemulihan.