Pemengaruh kecantikan Tasya Farasya meluapkan rasa kekecewaannya setelah mendapatkan informasi bahwa kondisi rumah yang telah dibangun selama enam tahun mengalami retak dan memerlukan renovasi besar-besaran.
Dalam unggahan di Instagram Story pada Jumat (23/10/2026), Tasya mengungkapkan bahwa biaya untuk melakukan perbaikan diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Tasya menunjukkan kondisi rumahnya yang terdapat retakan di beberapa bagian. Ia juga menyebutkan masalah terkait material konstruksi yang, menurut keterangannya, tidak sesuai dengan standar yang seharusnya digunakan.
Ibu dua anak tersebut merasa heran ketika mengetahui bagian bangunan yang seharusnya menggunakan besi justru disebut menggunakan kayu.
""“Hello everyone. Wow suara tukang banyak sekali tukang di rumah ku. Kenapa? Karena bangunannya retak semua. Kenapa kok bisa retak semua? Karena yang seharusnya ditemukan ada besi eh malah jadinya ada kayu. Kok bisa gitu ya? Aku juga gak tau deh,"", ujar Tasya Farasya, dikutip Jumat (23/10/2026).
Kondisi rumah yang mengalami keretakan membuat Tasya harus kembali mengeluarkan biaya besar untuk memperbaiki bangunannya tersebut.
Dalam unggahan itu, ia menyampaikan kekecewaannya karena rumah yang telah dibangun selama bertahun-tahun justru membutuhkan renovasi besar-besaran. Ia bahkan berkelakar terkait besarnya dana yang harus dikeluarkan untuk perbaikan tersebut.
""Eh kira-kira kalau kayak gini bayar lagi gak sih? Bayar lagi. Bukan ratusan juta miliaran loh ah gila. Hambur-hamburkan uang ku ya,"", tuturnya.
Besarnya anggaran renovasi ini menjadi salah satu hal yang disoroti oleh Tasya. Menurutnya, masalah yang terjadi membuat dirinya kembali mengeluarkan uang untuk memperbaiki bangunan yang sebelumnya sudah melalui proses pembangunan panjang.
Khawatir kerusakan bisa muncul lagi setelah renovasi selesai dilakukan, Tasya juga menyampaikan kekhawatiran akan adanya retak baru di masa depan.
Ia menilai perbaikan saat ini belum tentu dapat mengakhiri persoalan jika masih ada ketidaksesuaian pada konstruksi awal bangunan tersebut.
""Dan yang serunya lagi adalah kalau nanti udah dibenerin bisa jadi retaknya muncul di tempat lain. Wow no way. Setelah 6 tahun pembangunan ternyata retak itu ada lagi. Jadi aku tuh kayak harus membangun terus,"", tegasnya.
Keluhan itu mencerminkan rasa kekecewaannya terhadap kondisi rumah yang menurut pengakuannya masih memiliki masalah meski telah dibangun selama enam tahun.
Namun penyebab teknis dari keretakan dan dugaan ketidaksesuaiann material bangunan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga ahli konstruksi untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Di tengah keluhannya, Tasya juga menyebutkan pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Ia meluapkan kekecewaannya yang dikaitkan dengan mantan suaminya, Ahmad Assegaf, setelah keduanya bercerai sekitar satu tahun lalu.
Meski begitu, unggahan itu belum secara langsung membuktikan siapa yang bertanggung jawab atas dugaan masalah konstruksi maupun kerugian yang dialami oleh Tasya.
Tasya turut menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mencari popularitas dengan menceritakan permasalahan rumah kepada publik.
Ia menyebut popularitas bisa didapatkan melalui berbagai cara lain sehingga merasa tidak perlu mencari perhatian lewat isu pembangunan rumah tersebut.
""Oh ya buat pihak bersangkutan merasa bahwa aku cari pamor dari semua ini, aku gak butuh pamor dari semua ini, aku ga butuh pamor dengan toktoktok dungdungdung bangunan ya. Pamor aku bisa aku cari dari hal lain,"", pungkasnya.
Unggahan Tasya Farasya ini menyoroti persoalan kerusakan bangunan yang membuatnya harus menanggung biaya renovasi dalam jumlah besar. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari Ahmad Assegaf mengenai pernyataan Tasya tersebut.