Ada aksi kemanusiaan yang digelar oleh Polda Jawa Timur dalam menyambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri. Kali ini, kepolisian menggandeng pers serta masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di Gedung Bidhumas Polda Jatim.
Kegiatan dengan tema "Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri" tersebut berhasil memperoleh 100 kantong darah dari para peserta.
Aksi sosial ini terlaksana melalui kerja sama antara pihak kepolisian dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya. Personel polisi, wartawan, maupun warga umum turut ambil bagian dalam acara yang diselenggarakan itu.
Kepala Bagian Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyatakan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk perhatian Polri kepada masyarakat luas.
Menurutnya, pengabdian dari kalangan kepolisian tidak hanya terbatas pada aspek penegakan hukum tetapi juga mencakup rasa empati dan peduli terhadap sesama manusia.
Ia menambahkan "Melalui donor darah ini, Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kesehatan masyarakat,".
Abast melihat keterlibatan personel polisi, insan pers serta warga umum sebagai bukti nyata bahwa aksi sosial bisa menjadi ruang kolaborasi untuk saling membantu dalam membangun komunitas yang lebih baik.
Darah-darah yang berhasil dikumpulkan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasien-pasien yang sedang mengalami kebutuhan transfusi darah tersebut.
Perayaan Hari Jadi Humas Polri ke-75 tidak hanya merupakan acara seremonial semata. Momentum ini juga digunakan oleh Polda Jawa Timur guna menegaskan kembali pentingnya menjaga hubungan harmonis antar institusi dan masyarakat umum.
"Tema Hari Jadi Humas Polri tahun ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat, menjaga kepercayaan publik, serta membangun reputasi Polri melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan transparan," ujar Abast dalam kesempatan itu.
Ia berpesan agar aksi donor darah seperti ini bisa menjadi contoh untuk membangkitkan partisipasi lebih banyak pihak terhadap program-program sosial lainnya di masa depan.
"Kami berharap aksi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong semakin banyak pihak untuk peduli dan berpartisipasi dalam berbagai aksi kemanusiaan,", tutup Abast dengan optimisme tinggi.
Dengan adanya kegiatan semacam ini, Polda Jatim yakin bahwa rasa persaudaraan serta kerja sama yang telah dibangun selama ini antara kalangan polisi dan masyarakat tetap dapat dipertahankan secara baik.
Sejumlah 100 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam acara tersebut. Angka itu menjadi bukti nyata kontribusi dari para peserta untuk mendukung upaya-upaya pelayanan kemanusiaan di Surabaya.