Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Barat (JBB) menegaskan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Banten tetap terjaga dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Reno Fri Daryanto menyatakan bahwa penyaluran BBM melalui seluruh SPBU di daerah tersebut berlangsung lancar tanpa hambatan.

Meskipun demikian, pihak Pertamina tetap melakukan pemantauan intensif di titik-titik yang rawan kemacetan guna menjaga kualitas layanan kepada konsumen. "Penyalurhan di seluruh SPBU wilayah Banten berjalan lancar, stok dalam kondisi baik dan tercukupi," kata Reno dalam pernyataannya pada Rabu (21/10/2026). Data menunjukkan bahwa rata-rata harian penggunaan Pertalite meningkat sebesar 15 persen dibandingkan penyaluran bulan Juni atau Semester 1 tahun 2026. Sementara itu, Biosolar juga mengalami peningkatan sekitar 16 persen dari periode yang sama.

Kenaikan tersebut didorong oleh pertumbuhan trafik logistik yang mencapai kisaran 22 hingga 24 persen di tahun 2026. "Peningkatan kebutuhan tersebut dikarnakan meningkatkan trafic logistik sebesar 22-24% di tahun 2026 dimana preferensi truk logistik mengisi BBM sebelum dan sesudah penyeberangan Merak," ujarnya. Dalam kesempatannya, Reno menjelaskan bahwa Pertamina Patra Niaga terus memastikan pasokan BBM ke Lembaga Penyalur (LP) atau SPBU melalui FT Tanjung Gerem setiap hari. Pihak perusahaan juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi seperti Pemprov Banten, ESDM Banten, BPH Migas, Ombudsman Banten, Jasa Marga, dan Polda Banten untuk menjamin kelancaran distribusi.

"Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan secara bijak. Info layanan hubungi Pertamina Contact Center 135," tutupnya.