JatimLambeTurah - Pemandangan seorang ibu mengayuh becak sambil menggendong bayi mendadak menyita perhatian warganet. Video perempuan tersebut viral saat mengantar penumpang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Sosok ibu bernama Widia itu menuai simpati. Di tengah pekerjaannya mencari nafkah, dia tetap harus membawa buah hatinya yang masih kecil.

Namun di balik video yang viral tersebut, ada cerita perjuangan Widia yang ternyata sudah 6 tahun bekerja sebagai tukang becak demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

Kisah Widia kemudian menarik perhatian Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan yang dikenal melalui akun Instagram @purnomopolisibaik.

Tidak hanya menyampaikan keprihatinan, Purnomo bersama istrinya bahkan mendatangi rumah Widia pada Selasa (3/11/2026) sore.

Kedatangan tersebut membawa kabar baik. Purnomo menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp8 juta yang berasal dari donasi masyarakat.

Bantuan yang diberikan kepada Widia ternyata dibagi untuk dua keperluan.

Sebesar Rp5 juta diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Widia dan keluarganya. Sementara Rp3 juta lainnya dialokasikan untuk mendukung kegiatan positif di lingkungan tempat tinggalnya.

"Sore ini saya bersama istri mampir silaturahim dengan Mbak Widia yang viral videonya sedang narik becak dengan menggendong anaknya di Tuban. Mbak Widia sampai sekarang belum tahu siapa yang pertama kali memvideonya," kata Purnomo saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).

Purnomo menyebut bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang ingin membantu Widia.

"Alhamdulillah sore ini kami menyerahkan amanah orang baik uang tunai sebesar Rp5 juta untuk dipakai kebutuhan sehari-hari. Biar lebih manfaat ada tambahan Rp3 juta untuk dipakai kegiatan baik di lingkungan rumah Mbak Widia," ujarnya.

Cerita Widia semakin mengundang perhatian setelah terungkap bahwa pekerjaan sebagai pengayuh becak bukan hal baru baginya.

Dia sudah menjalani pekerjaan tersebut selama 6 tahun terakhir. Dalam aktivitasnya mencari penumpang, Widia terkadang mengajak anaknya yang masih berusia 8 bulan.

Video yang beredar memperlihatkan Widia tetap mengayuh becak sambil menggendong buah hatinya di sisi kiri tubuhnya.

Pemandangan itu membuat banyak warganet menyampaikan simpati. Sejumlah komentar menyoroti beratnya pekerjaan mengayuh becak, terlebih ketika harus membawa bayi sekaligus mengantarkan penumpang.

Kisah Widia pun menjadi pengingat tentang perjuangan pekerja informal yang harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarga di tengah berbagai keterbatasan. Bantuan Rp8 juta dari donasi masyarakat diharapkan bisa meringankan kebutuhan keluarga Widia sekaligus mendukung kegiatan positif di lingkungan tempat tinggalnya.