Pemandangan tak biasa terlihat di langit sekitar Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), Jawa Timur pada Rabu, 21 Oktober 2026. Empat pesawat militer melakukan manuver terbang rendah dalam rangkaian gladi bersih uji coba pemanfaatan jalan tol sebagai landasan darurat. Aktivitas tersebut berhasil menarik minat warga yang berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung pesawat militer melintas di atas ruas tol secara dekat dan mendetail. Latihan udara ini dilakukan oleh TNI Angkata Udara (TNI AU) dengan menggandeng dua unit Super Tucano dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang serta dua F-16 Fighting Falcon berasal dari Skadron Udara 3, Lanud Iswahjudi, Jawa Timur. Kegiatan utama dipusatkan pada segmen Tol Paspro KM 834+000 hingga KM 837+500 yang berada di antara Probolinggo Barat danProbolinggoTimur. Segmen jalan tol sepanjang kurang lebih tiga kilometer ini disiapkan untuk menguji kemungkinannya sebagai landasan darurat bagi pesawat militer dalam situasi tertentu. Keberhadiran pesawat-pesawat tersebut menjadi perhatian besar warga setempat, bahkan banyak dari mereka merekam momen menarik itu serta membagikan ke media sosial pribadi atau publik. Beberapa penduduk asal Kelurahan Pakistaji, Sumber Wetan di Kota Probolinggo dan Desa Pohsangit Leres KabupatenProbolinggopun datang bersama keluarganya maupun tetangga untuk menyaksikan langsung latihan udara ini. "Woi-woi, apik-apik, keren-keren. Guede yo (Besar sekali ya)," teriak anak-anak yang berkerumun dekat lokasi pesawat melintas dengan tinggi rendahnya. KepalaDesaPohSangitLeres,Salam,mengatakankegiatantersebutmenarikperhatianmasyarakatkarenamenjadikesempatanyangtidaktiapharimerekajumpai. "Manuver pesawat yang melintas dengan ketinggian relatif rendah memberi pengalaman tersendiri sekaligus menjadi tontonan yang menarik bagi warga,", katanyasembarihingga... Namun, kegiatan tersebut bukan sekadar pertunjukan udara biasa saja; gladi bersih menjadi bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan uji coba pendaratan pesawat militer di ruas tol Paspro. TolPasProDiujisebagaLandasanDaruratPemanfaatanjalan(tol)sebagai landasan alternatif merupakanbagiantaruhanupaya TNI AU menguji kesiapaan infrastruktur dalam mendukungkepentingantahanannegaraterkait. Sebelummenggelargladibersih padaRabu,21Oktober 2026,TNIAUtelahmengadakan gladicotorpadaSelasa(20/10/2026).Adapun agenda puncak ujitcoba pendaraian pesawatmiliter dijadwalkandilakukanKamis (22 Oktober) tahun yang sama. Untuk menjamin kelancaran kegiatan tersebut,diberlakuksementaraspenutupanruas Tol Paspro dari Senin tanggal 9 hingga Kamis berikutnya. Pemindahan arus lalu lintas dilaksankan untuk mendukung pelaksanaankegiataansekaliguskeselematan pengguna jalan danpersonelyangterlibatserta menghindari potensi gangguangalurtransportasi umum selama penutupantersebutberlangsung. Layangan Jadi Perhatian PetugasDi tengah rangkaian gladibersih, aspek keselamatan turutmendapat perhatiandaripetugassatuan. Layangkan yang diterbangkan di sekitaraerial latihan dinilai berpotensimengganggukeselamatanserbagaimanapun pesawatterbukakemungkinannya menjalani persiapankependarataanyangdiharapkantidakterjadikecelakaankepadaoperasionalpesawatdanpengguna jalan umumnya dalam kegiatan tersebut,petuga mengambil alih 8 layangan milik warga setempat, masyarakat diminta tidak melanjutkannmenerbangkandenganlayangersebut selama uji coba sedang dilaksankan. Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ali Rifqi Mubarok menyampaikan bahwa pengalihan arus di wilayah KabupatenProbolinggopun diterapkan lewat Exit Tol Leces dan Simpang Jorongan. "Petugas Satlantas juga melakukan pengaturan lalu lintas setelah sempat terjadi antrean kendaraan yang mengarah ke barat pada Rabu sore,"jelasnyaterhadapseluruhpengguna jalan yangterlibatserta menghindari potensi gangguan galurlalu lintasselamaperiode penutupantersebutsedangberlangsung. Penggunajalan diminta memperhatiinformasi tentangpenyimpanganlalin,ikutikuti petugas,jugaberhitungan tambahan waktu perjalanan selama masa tutup sementara berlangsung. rangkaian uji coba ini diharapkan dapat memberikan gambaran terkait kesiapan ruas tol untuk menjadi landasan darurat pesawat militer dalam situasi tertentu; pelaksanaannya dan hasil pengujianseterusnya masih menantikan informasi resmi dari TNI AU.