Setelah Insanul Fahmi secara resmi bercerai dari Wardatina Mawa, status pernikahan antara dirinya dan Inara Rusli kembali menjadi perhatian publik. Inara menyatakan keinginannya agar pernikahan siri yang telah mereka lakukan dapat memperoleh keabsahan hukum melalui proses isbat nikah.

Inara mengutarakan harapannya tersebut saat ditemui di Polda Metro Jaya pada hari Senin, 19 Oktober 2026. Ia juga memohon doa agar terdapat jalan keluar yang memungkinkan pernikahannya dengan Insanul Fahmi dapat disahkan secara hukum.

"Ya mohon doanya untuk kami bisa ada jalan keluar lah, untuk bisa apa istilahnya Bang kalau mau diumumkan? Isbat. Untuk mengisbat," kata Inara.

Meski memiliki harapan bahwa pernikahannya akan diakui secara resmi, Inara belum memberikan penjelasan mengenai kapan proses tersebut akan dilakukan.\n\nInara mengakui bahwa proses isbat nikah memerlukan biaya tertentu. Selain itu, ia juga menyebutkan masalah biaya yang harus dikeluarkan untuk mengurus isbat nikah.

Selain berharap ada jalan keluar, Inara juga menyinggung persoalan biaya yang dibutuhkan untuk mengurus isbat nikah.

Dia mengaku memahami kondisi keuangan Insanul Fahmi sehingga belum ingin mendesak masalah tersebut. "Karena pastinya butuh biaya juga untuk mengisbat, dan dari awal saya sangat mengerti, saya sangat mengerti kondisi finansial yang dialami beliau," kata Inara. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keinginan untuk mendapatkan kepastian hukum masih menjadi harapan Inara. Namun, belum ada kepastian mengenai waktu maupun langkah administratif yang akan ditempuh oleh keduanya.

Insanul Fahmi belum memberikan kepastian terkait kelanjutan hubungannya dengan Inara, termasuk rencana mengajukan isbat nikah. Saat ditanya mengenai hal tersebut, ia tidak menjawab secara tegas dan lebih memilih untuk meminta doa dari masyarakat untuk masa depan hubungan keduanya.

Dia menegaskan bahwa saat ini masih dalam proses pertimbangan dan belum ada keputusan final yang diambil. Insanul Fahmi berharap agar semua pihak dapat memberikan dukungan positif tanpa harus terburu-buru menilai langkah-langkah yang akan diambil.

Dalam sesi wawancara, ia juga menyampaikan bahwa keputusan mengenai isbat nikah akan diputuskan setelah melalui pertimbangan matang dan diskusi dengan pihak terkait. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan semua pihak yang terlibat dalam proses tersebut.

"Kita doain yang terbaik aja. Doain yang terbaik aja buat ke depan pastinya," ujar Insanul saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (19/10/2026) malam.

Ketika kembali ditanya mengenai rencana isbat nikah, Insanul menjawab singkat, "Doain aja yang terbaik.".

Ia juga belum memberikan penjelasan secara langsung mengenai kemungkinan dirinya tinggal serumah dengan Inara. Menurutnya, akan ada waktu yang tepat untuk membicarakan persoalan tersebut agar tidak menimbulkan informasi simpang siur.

"Nanti pasti akan ada masanya, ada momentum buat bahas itu, tapi untuk sekarang pengin diperjelas, tapi nanti jadi lagi banyak ini kan simpang siur lain-lain yang enggak jelas digoreng-goreng kayak kita enggak pengin aja sih itu," jelas Insanul.

Status Pernikahan Masih Menunggu Kejelasan

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi sebelumnya menjadi perhatian publik karena Insanul masih berstatus sebagai suami Wardatina Mawa ketika pernikahan tersebut berlangsung pada Agustus 2025.

Kini, setelah perceraian Insanul dan Mawa diputus oleh Pengadilan Agama Lubuk Pakam pada Juli 2026, perhatian publik kembali tertuju pada kemungkinan pengesahan pernikahan Insanul dan Inara.

Meski demikian, perceraian dari Mawa tidak otomatis membuat pernikahan siri tersebut tercatat secara resmi. Proses dan persyaratan hukum yang berlaku tetap perlu diperhatikan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian bahwa pengajuan isbat nikah telah dilakukan. Inara telah menyampaikan harapannya, sementara Insanul masih meminta doa dan belum mengungkapkan keputusan final.

Publik masih menantikan tindakan lebih lanjut dari pasangan tersebut mengenai status perkawinan mereka.

Tidak ada informasi tambahan yang diberikan mengenai langkah-langkah yang akan diambil oleh kedua pihak dalam waktu dekat.