Willie Salim, tokoh pengaruh di media sosial, akhirnya angkat bicara menyusul kritik yang menghujamnya terkait perayaan Hari Sumpah Pemuda bersama Raffi Ahmad di Bundaran HI pada Kamis (29/10). Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut.
Penjelasan ini disampaikan oleh Willie melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Jumat (30/10). Ia menjelaskan bahwa kedatangannya hanya sebagai tamu undangan, tanpa peran dalam perencanaan atau pengaturan acara, termasuk tidak menerima imbalan finansial atas kehadirannya.
"Saya hadir karena mendapatkan undangan. Saya tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara, serta tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apapun," tulis Willie, dikutip Jumat (30/10/2026).
Pemuda berusia 24 tahun ini mengakui bahwa ia kurang cermat dalam menilai undangan yang diterima. Ia menyadari bahwa konteks kegiatan yang dihadiri ternyata melibatkan mahasiswa bayaran, yang terungkap setelah acara selesai.
Meski demikian, Willie menegaskan bahwa keputusannya untuk hadir tetap menjadi tanggung jawab pribadinya sendiri.
"Saya menyadari bahwa saya seharusnya lebih teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang saya hadiri. Terlepas dari apapun niat saya, keputusan untuk hadir tetap menjadi tanggung jawab saya pribadi," tegas Willie.
Sebelumnya, Willie Salim telah membagikan momen perayaan Hari Sumpah Pemuda yang turut dihadiri oleh Raffi Ahmad di Bundaran HI pada Kamis (29/10). Dalam unggahan tersebut, ia menyatakan kebahagiaannya bisa ikut serta dalam perayaan yang juga dihadiri oleh jajaran TNI-Polri, organisasi kepemudaan, komunitas, serta berbagai perwakilan elemen masyarakat dan mahasiswa.
Namun, acara tersebut langsung menjadi sorotan publik setelah seorang pemuda yang mengaku bernama Bayu Setiadi atau akrab disapa Dino menggunakan almamater Universitas Dian Nusantara (Unidra). Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, terbukti bahwa Dino bukan mahasiswa Unidra dan mengakui telah menerima bayaran untuk mengikuti kegiatan tersebut.
"Lebih lanjut, Willie Salim meminta maaf atas kegaduahan yang terjadi saat ini lantaran menyebabkan kekecewaan untuk banyak pihak, termasuk para kerabat terdekat. Willie pun akan menjadikan permasalahan ini sebagai sebuah pelajaran agar lebih bijak di masa depan."
"Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf atas kurangnya ketelitian saya dan kekecewaan yang timbul dari kehadiran saya. Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijak, dan bertanggung jawab ke depannya," pungkas Willie.