Perusahaan minuman berwarna biru, Le Minerale, angkat bicara menyusul isu yang menyebutkan bahwa mereka diduga menjadi sponsor acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada Kamis, 29 Oktober 2026. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui platform Threads pada Jumat, 30 Oktober 2026, perusahaan dengan tegas membantah keterlibatan mereka dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa tidak ada kerja sama atau dukungan finansial dari pihaknya terhadap acara tersebut.

Pernyataan ini disampaikan secara tegas oleh Le Minerale, yang menyatakan bahwa logo produk mereka muncul di area Bundaran HI bukan karena sponsor resmi, melainkan akibat keberadaan fasilitas publik yang memang menampilkan berbagai merek tanpa keterlibatan langsung dari perusahaan. Perusahaan menegaskan bahwa tidak ada kesepakatan atau kontrak apapun yang menghubungkan mereka dengan penyelenggara acara.

"Kami ingin menegaskan bahwa Le Minerale tidak menjadi sponsor, tidak terlibat dalam penyelenggaraan, maupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun terhadap aksi tersebut," tulis perusahaan, dikutip Jumat (30/10/2026). "Terkait kemunculan logo Le Minerale di water barrier, penempatan tersebut juga bukan menjadi properti sponsor acara. Logo yang beredar luas di media sosial hanyalah fasilitas pengaturan lalu lintas saja." "Logo Le Minerale yang terlihat dalam video berada pada water barrier atau pembatas jalan yang berfungsi sebagai fasilitas pengaturan lalu lintas, bukan sebagai atribut sponsorship kegiatan," tegas perusahaan. "Lebih lanjut, Le Minerale menekankan keberadaan logo perusahaan di acara tersebut bukan sebagai bentuk keterlibatan aktif sebagai sponsor. Pihaknya meminta penjelasan ini bisa meluruskan tudingan yang beredar." "Dengan demikian, keberadaan logo tersebut tidak menunjukkan adanya keterlibatan ataupun dukungan Le Minerale terhadap aksi yang berlangsung. Kami berharap penjelasan ini dapat memberikan kejelasan atas informasi yang beredar," tandasnya.

Sebelum pernyataan resmi ini dirilis, muncul gelombang protes dari warganet yang menyebar melalui media sosial. Banyak pengguna Twitter dan Instagram menyebarkan foto yang menampilkan logo Le Minerale terpampang di sekitar area Bundaran HI, khususnya pada fasilitas lalu lintas seperti rambu dan penanda jalan. Kemunculan logo tersebut memicu kecurigaan publik bahwa perusahaan menjadi sponsor acara, yang kemudian menimbulkan reaksi negatif.

Seruan boikot terhadap produk Le Minerale pun bermunculan di berbagai platform digital. Netizen mengekspresikan ketidakpuasan atas dugaan keterlibatan merek dalam sebuah peristiwa nasional yang dianggap sensitif, dengan sejumlah akun menyatakan kekecewaan dan niat untuk tidak membeli produk tersebut.

"Ternyata @le_mineraleid jd sponsor utama acara tdi pagi dibundaran HI,yu bisa yu kurangin beli ni brands krn mendukung rezim prabowo yg jelas2 sudah bikin kita sengsara," tulis @buzz_l4****. "OHH TERNYATA @le_mineraleid JADI SPONSOR UTAMA ACARA TADI PAGI DI BUNDARAN HI. BAIKLAH GUE AKAN STOP MENGKONSUMSI PRODUK INI KARNA SUDAH MENDUKUNG REZIM PRABOWO YG JELAS² SUDAH MENYENGSARAKAN RAKYAT!" kata @salsabila****. "Boikot @le_mineraleid, Pristine n semua produk @mayoraofficial @sinar_masid n semua yg terafiliasi," tutur @fridalfrida****.

Perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kendali atas penempatan logo di fasilitas publik dan menekankan bahwa keberadaan merek tersebut di area umum bukan merupakan bentuk promosi atau dukungan terhadap acara tertentu. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf jika ada kesalahpahaman yang timbul akibat penampilan logo di lokasi tersebut, namun tetap menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan dalam penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda.