Rumah produksi DLK Pictures dan Inhype Pictures secara resmi memperkenalkan daftar pemain film terbaru mereka, yang berjudul *Yang Disebut Nakal*. Film ini akan menghadirkan sejumlah aktor seperti El Putra Sarira hingga Boris Bokir.
Diproduseri oleh Diana Limbong dengan Ryan Prasetyo sebagai eksekutif produser, film *Yang Disebut Nakal* menceritakan kisah kenakalan remaja yang cukup dekat dengan realita kehidupan. Diana Limbong menyatakan bahwa film ini bukan sengaja memberikan label nakal kepada anak-anak.
""Film ini kita persiapkan untuk memperkenalkan bagaimana anak-anak nakal ini sebetulnya tidak ingin disebut nakal. Label itu hanya sebatas label luar saja,"", ujar Diana Limbong saat diwawancarai di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026).
"Latar belakang ini pun menjadi inti dari cerita yang akan ditampilkan dalam film Yang Disebut Nakal karya Benni Setiawan. Eksekutif produser Ryan Prasetyo berharap film ini bisa memberikan perspektif baru tentang anak-anak nakal kepada para penonton."
""Saya lihat film-film lain banyak yang membuat karakter anak yang sudah sempurna atau hebat, jarang yang mengangkat s isi anak-anak yang dilabeli nakal. Semoga film ini memberi sudut pandang baru,"", tutur Ryan.
Untuk mendukung alur cerita tersebut, DLK Pictures dan Inhype Pictures menggandeng sejumlah aktor ternama dari Tanah Air seperti Donny Damara, Boris Bokir, Aming, Giulio Parengkuan, Jeremie Moeremans, Andrew Baret, Fatih Unru, hingga El Putra Sarira.
Perpaduan pemain dengan berbagai karakter menjadi bagian penting dalam dinamika cerita. Terutama ketika para tokoh harus hidup bersama di lingkungan yang menuntut mereka untuk saling berhadapan serta beradaptasi.
Aming yang memerankan karakter Yayat menyatakan bahwa Benni Setiawan turut menyediakan psikolog guna mendampingi proses syuting film ini.
""Salah satu elemen yang dianggap penting dan perlu untuk disampaikan, bahwasanya bakal ada peranan psikolog, di mana ini merupakan salah satu visi sutradaranya untuk menambahkan elemen itu,"", jelas Aming.
"Sementara itu, Donny Damara menuturkan bahwa film ini bisa menjadi formulasi baru komunikasi antara orang tua dengan anak. Ia ingin orang tua yang sudah menyaksikan film ini bisa menilai dari banyak sisi soal anak-anak mereka."
""Referensi orang beda-beda. Nakal segini belum tentu dianggap nakal, tolok ukurnya beda-beda. Tapi di sini bukan juga mendidik""," begitu keluar dari sini lu jadi nggak nakal ", tapi paling tidak bisa berempati, bisa berkomunikasi dengan orang tua, tidak ada communication gap," kata Donny.
"Bagaimana formulasi kata-kata yang disampaikan dari kedua belah pihak anak dan bapak bisa tersampaikan dengan baik. Semacam bootcamp lah ya," sambungnya.
Film *Yang Disebut Nakal* rencananya akan tayang pada tahun 2027.