Kepergian Lionel Messi dari panggung internasional memicu berbagai pertanyaan di kalangan tim nasional Argentina, khususnya terkait siapa yang akan menjadi pengganti sang legenda dalam mengenakan nomor punggung 10. Kapten baru, Cristian Romero, turut memberikan pandangannya mengenai sosok yang dinilai layak melanjutkan warisan nomor ikonik tersebut.

Di Oktober 2026, puluhan ribu pendukung Tim Tango memadati stadion Monumental untuk menyaksikan pertandingan perpisahan Messi. Dalam laga kontra Benin, pemain berusia 39 tahun itu mencatatkan satu gol dan dua assist dalam kemenangan 3-0 sebelum secara resmi mengakhiri karier internasionalnya bersama tim nasional Argentina.

Setelah era Messi berakhir, staf kepelatihan La Albiceleste menunjuk Cristian Romero sebagai kapten baru. Tugas ini menempatkan bek dari Atletico Madrid tersebut dalam posisi strategis untuk menjaga solidaritas tim serta menghadapi transformasi yang terjadi di skuad Argentina.

Salah satu isu utama yang muncul adalah penentuan pemilik nomor punggung 10. Nomor tersebut selama bertahun-tahun melekat erat dengan Messi, sehingga keputusan siapa yang akan mengenakannya berpotensi menjadi sorotan besar dari para pendukung Argentina.

Romero mengungkapkan keinginannya agar nomor punggung 10 tidak lagi digunakan setelah kepergian Messi. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi bentuk penghormatan terhadap mantan kapten timnas yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi sepak bola Argentina.

"Sejujurnya, saya akan mengesampingkan hal itu, membuat mural di AFA (Asosiasi Sepak Bola Argentina)," ujar Romero, dikutip BolaSport.com dari TyC Sports.

"Jadi tidak ada seorang pun yang memikul tanggung jawab tersebut (memakai nomor 10). Namun, tentu saja itu tidak bisa dilakukan," sambungnya.

Meski memiliki harapan tersebut, Romero menyadari bahwa penggunaan nomor punggung 10 tetap harus dilakukan sesuai dengan aturan kompetisi yang berlaku. Oleh karena itu, pemilihan pemain yang akan mengenakannya menjadi bagian penting dari proses transisi Argentina pasca-era Messi.

Dalam menentukan kandidat, Romero menyebut Julian Alvarez sebagai sosok yang layak meneruskan nomor punggung 10. Penyerang yang bermain untuk Atletico Madrid tersebut dinilai memiliki kemampuan teknis dan karakter yang sesuai dengan tuntutan peran tersebut.

Romero juga menyoroti sisi pribadi Alvarez di luar lapangan. Menurutnya, sikap rendah hati serta kedekatan dengan keluarga menjadi nilai tambah yang penting bagi seorang pemain yang akan mengenakan nomor yang selama ini identik dengan Messi.

"Saya akan memberikannya (nomor 10) kepada Juli (Alvarez). Tentu saja, setiap orang punya pilihan masing-masing."

"Saya melihat dia memiliki profil yang rendah hati, sosok yang mengutamakan keluarga, orang yang baik, dan dia juga memiliki kualitas yang dibutuhkan. Menurut saya, dialah orangnya," terangnya.

Pernyataan Romero menunjukkan bahwa pilihannya tidak hanya didasarkan pada performa teknis di lapangan. Ia juga mempertimbangkan aspek karakter, karena pemain yang mengenakan nomor 10 akan menjadi sorotan publik dan harus mampu menjaga citra tim.

Selain Alvarez, dua nama lain yang turut masuk dalam perbincangan adalah Lautaro Martinez dan Nico Paz. Martinez, yang bermain untuk Inter Milan, memiliki pengalaman internasional yang matang, sementara Paz mendapatkan perhatian karena visi bermain dan keahlian mengolah bola.

Ketiga pemain tersebut memiliki ciri khas yang berbeda, sehingga menjadi pertimbangan dalam menentukan penerus Messi. Namun, Romero secara terbuka menyampaikan dukungannya kepada Julian Alvarez sebagai kandidat terbaik menurutnya.

Pemilihan nomor punggung 10 menjadi salah satu aspek penting dalam proses transformasi Argentina pasca-era Messi. Tim yang dilatih oleh Lionel Scaloni perlu menjaga konsistensi performa sekaligus memberikan ruang bagi pemain lain untuk tumbuh dan mengambil peran lebih besar dalam tim nasional.

Jika dipercaya memakai nomor tersebut, Alvarez akan dihadapkan pada ekspektasi tinggi dari para pendukung Argentina. Meskipun demikian, tanggung jawab utamanya tetap berfokus pada penampilan terbaiknya dan berkontribusi secara langsung dalam meraih hasil positif bagi tim.

Bagi Argentina, pergantian era ini juga membuka peluang untuk memperkuat peran pemain lain di dalam skuad. Kepemimpinan yang ditunjukkan Romero serta kontribusi Alvarez diharapkan dapat menjadi pilar penting dalam mendukung perjalanan tim menuju agenda internasional berikutnya.

Selain menentukan siapa yang akan mengenakan nomor punggung 10, Argentina juga harus memastikan para pemain mampu beradaptasi dengan perubahan peran yang diperlukan. Konsistensi dalam performa serta kerja sama antar pemain tetap menjadi faktor kunci untuk menjaga daya saing tim di berbagai kompetisi.

Setelah masa kejayaan Messi berakhir, Argentina memasuki fase baru dengan munculnya sejumlah pemain yang berpotensi menjadi andalan. Keputusan mengenai pemilik nomor punggung 10 akan menjadi perhatian publik, namun pada akhirnya, performa di lapangan tetap menjadi tolok ukur utama bagi generasi penerus La Albiceleste.