Menyambut datangnya musim hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya meningkatkan intensitas pemeriksaan dan pemeliharaan terhadap peralatan persinyalan serta telekomunikasi. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi risiko gangguan yang dapat disebabkan oleh hujan deras, genangan air, maupun kelembapan tinggi yang berpotensi memengaruhi kinerja infrastruktur perkeretaapian.

Kegiatan pemeriksaan dilaksanakan secara rutin oleh petugas dari 12 Resor Sinyal dan Telekomunikasi (Sintel) yang tersebar di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya. Penempatan petugas di berbagai lokasi memastikan cakupan pemeriksaan yang merata dan efektif.

Upaya preventif ini bertujuan untuk menjamin agar perangkat pendukung pengaturan perjalanan kereta api tetap berfungsi optimal, terutama ketika kondisi cuaca berubah secara drastis dan curah hujan meningkat secara signifikan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur merupakan salah satu faktor kunci dalam menjaga keselamatan serta kelancaran operasional kereta api selama musim hujan.

"Perubahan cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi melalui pemeriksaan dan pemeliharaan infrastruktur secara konsisten. Karena itu, kami memperkuat pemeriksaan peralatan persinyalan dan telekomunikasi agar potensi gangguan dapat terdeteksi lebih dini dan ditangani sesuai prosedur,"” ujar Mahendro dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026).

Pemeriksaan mencakup berbagai komponen penting yang berperan dalam keselamatan dan pengaturan perjalanan kereta api. Komponen-komponen tersebut meliputi sistem pentanahan (grounding) menara radio, peralatan persinyalan elektrik, kotak peralatan (location case), sistem pendeteksi keberadaan kereta api (track circuit), serta ruang peralatan persinyalan elektrik.

Petugas juga memeriksa kondisi pelindung dan celah pada kotak peralatan untuk memastikan tidak ada kebocoran air hujan yang dapat merusak fungsi perangkat. Keberadaan celah atau kerusakan pada pelindung menjadi fokus utama dalam pemeriksaan.

Selain itu, kondisi atap ruang peralatan persinyalan serta saluran kabel di jembatan juga diperiksa secara menyeluruh. Kebersihan perangkat elektronik menjadi perhatian khusus, termasuk memastikan tidak ada semut, serangga, atau organisme lain yang dapat mengganggu kinerja sistem.

Tujuan dari pemeriksaan menyeluruh ini adalah untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur operasional yang berlaku dan mencegah kegagalan sistem.

Tidak hanya fokus pada peralatan elektrik, KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan pemeriksaan terhadap sistem persinyalan mekanik. Pemeriksaan ini dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan semua komponen mekanis berfungsi dengan baik.

"Petugas memastikan saluran kawat di bawah perkakas handel bebas dari sampah, kotoran, dan genangan air yang berpotensi menghambat pergerakan kawat," tegasnya.

Komponen seperti saluran kawat, roda kawat sinyal, serta wesel diperiksa secara berkala. Pelumasan dilakukan pada bagian-bagian yang bergerak untuk menjaga kelancaran mekanisme dan memastikan peralatan dapat bekerja sesuai fungsinya.

Pemeriksaan juga mencakup kabel tanah, di mana petugas memastikan kabel tetap tertanam dengan baik di bawah permukaan tanah dan tidak terbuka atau rusak. Kondisi kabel tanah sangat penting untuk menjaga kestabilan sistem listrik.

"Langkah tersebut bertujuan menjaga kondisi infrastruktur sekaligus mengurangi risiko kerusakan akibat faktor eksternal, termasuk tindakan vandalisme," jelasnya.

Mahendro menekankan bahwa pemeriksaan dan pemeliharaan peralatan persinyalan serta telekomunikasi merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI dalam menjaga kesiapan infrastruktur menghadapi perubahan cuaca ekstrem.

Menurutnya, pemeriksaan rutin, pemeliharaan berkala, serta penanganan dini terhadap potensi gangguan merupakan elemen penting dalam menjaga keandalan perangkat pendukung perjalanan kereta api.

"Kami berkomitmen menjaga keandalan peralatan persinyalan dan telekomunikasi melalui pemeriksaan rutin, pemeliharaan, serta penanganan dini terhadap potensi gangguan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen KAI untuk mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan menjaga kualitas layanan kepada pelanggan," tandasnya.

Dengan menerapkan langkah-langkah preventif ini, KAI Daop 8 Surabaya berupaya memastikan bahwa peralatan persinyalan dan telekomunikasi tetap dalam kondisi andal selama musim hujan.

Kesiapan infrastruktur diharapkan dapat mendukung operasional kereta api yang aman, lancar, serta andal, sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat secara keseluruhan.