Kabar kurang menyenangkan datang dari selebritas Aldi Taher. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sedang mengalami pengapuran di bagian lututnya.
Aldi mengatakan bahwa kondisi kesehatannya yang dinyatakan mengalami pengapuran bermula dari rasa nyeri pada bagian sendinya. Awalnya, ia hanya berpikir masalah tersebut disebabkan oleh faktor kelalahan saja.
"Boleh dibilang ini kabar kurang mengenakkan, tapi tetap harus disyukuri. Seminggu terakhir itu pas lagi mau sujud waktu salat, kan kaki harus menekuk, kok rasanya agak nyut-nyutan di sebelah kanan," kata Aldi Taher di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (22/10).
Pria berusia 42 tahun ini awalnya menduga rasa sakit itu hanyalah pegal biasa akibat jadwal manggung yang padat dan kurang istirahat. Ia lantas mengoleskan minyak untuk meredakan ketidaknyamanan pada lututnya.
Namun, rasa nyeri tidak kunjung hilang sehingga ia memutuskan memeriksakan kondisi tersebut ke dokter. Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya perubahan posisi tulang di lutut kanannya.
Dokter juga menyampaikan bahwa Aldi mengalami pengapuran pada sendinya. "Ternyata tulangnya agak geser. Sendi engsel kanan dan kiri kan harusnya seimbang, nah ini yang kanan posisinya agak naik. Pas saya tanya kenapa, dokter bilang ada pengapuran," jelasnya.
Diagnosis tersebut membuat Aldi terkejut karena ia merasa usianya masih relatif muda untuk mengalami masalah pada sendi lutut. Namun, Dokter menjelaskan bahwa gangguan tulang dan sendi dapat dipengaruhi berbagai faktor selain usia.
Kelelahan, aktivitas yang padat, hingga kurangnya asupan kalsium disebut sebagai beberapa kemungkinan yang perlu diperhatikan. "Dokter bilang sekarang usia enggak pengaruh, penyebabnya multifaktor. Bisa karena kecapekan, aktivitas padat, atau kurang asupan kalsium," ucapnya.
Untuk menangani masalah pada lututnya, Aldi mendapat rekomendasi menjalani fisioterapi dua kali dalam seminggu. Ia juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen kalsium guna membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tulang.
Menurut Aldi, dokter belum menyarankan penggunaan penyangga lutut atau deker karena kondisinya masih berada di tahap awal. Namun, ia tetap diminta agar menjaga kondisi sendinya agar tidak semakin memburuk.
"Penyangga atau deker kata dokter belum perlu karena ini masih tahap awal, tapi memang harus dijaga ketat biar enggak makin keropos," ungkapnya.
"Selain menjalani fisioterapi, Aldi perlu memperhatikan pola makan. Ia mengaku mendapat anjuran untuk mengurangi konsumsi gula, makanan berbahan tepung, dan gorengan sebagai bagian dari upaya mengendalikan peradangan pada sendi."
"Pantangannya kurangi konsumsi gula, kurangi tepung-tepungan, sama kurangi gorengan. Olahraga masih boleh tapi jangan yang berdampak berat kayak main padel atau olahraga yang loncat-loncat," ujar Aldi Taher.