Winky Wiryawan, seorang disjoki, memberikan tanggapan terhadap pesan netizen yang memintanya untuk tidak membawa isu politik ke panggung festival. Ia secara tegas menyatakan akan tetap bersuara mengenai situasi yang terjadi di Indonesia saat ini.
Ia mengungkapkan hal tersebut melalui video pendek yang diunggah di akun Instagram-nya. Dalam video tersebut, Winky menyebutkan bahwa dirinya menerima banyak pesan yang berisi permintaan untuk berhenti bersuara tentang situasi politik yang sedang berlangsung saat ini ketika tampil di panggung.
Winky menekankan bahwa dirinya tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan dunia politik. Ia menegaskan bahwa tindakannya mengangkat tiga jari ditujukan atas dasar kemanusiaan terhadap sesama.
"Pertama, mungkin lu salah nangkep. Gua nggak ada hubungannya sama politik, dan terkait dengan politik apapun. Gue cuman berbicara atas nama kemanusiaan," ujar Winky Wiryawan, dikutip Senin (2/11/2026).
"Lalu, kata Winky, tindakannya yang berani berbicara dengan lantang atas situasi yang terjadi di Indonesia juga mewakili para relawan yang meninggal dunia dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatra."
"Gue berbicara atas nama relawan yang banyak meninggal, berbicara atas masyarakat yang sesak nafas, dan berbicara tentang banyaknya satwa langka yang di Indonesia mulai punah gara-gara karhutla ini," tegasnya.
Winky Wiryawan tetap bersuara mengenai isu karhutla.
Ia tidak mempermasalahkan penggemar maupun penikmat musiknya untuk berhenti menikmati karya-karyanya. Ia menekankan bahwa dirinya akan tetap bersuara tentang karhutla yang masih terjadi di beberapa daerah Indonesia.
"Jadi gua sangat tidak masalah kalau lu tidak ngikutin gue lagi. Lu unfollow gua aja. Karena gua nggak akan berhenti bersuara tentang karhutla ini," kata Winky.
"Kalau tanya, 'Emang lu udah ngelakuin apa Bang?' Banyak. Lu juga nggak perlu tahu, nggak perlu juga gua umbar-umbar gitu di sosmed," sambungnya.
Selain itu, Winky Wiryawan membebaskan para penonton yang ingin datang hanya untuk bersenang-senang. Ia tidak pernah melarang kegiatan yang dilakukan para pengunjung.
Namun, di sisi lain, Winky mengingatkan kepada siapa saja agar tidak melupakan situasi yang sedang terjadi saat ini di Indonesia.
"Tapi lu jangan lupa juga untuk memperhatikan keadaan sekitar lu, terutama di negara tercinta ini. Kita hidup di negara ini men, gitu aja sih," ujar Winky.
"Lebih lanjut, Winky Wiryawan terbuka pada segala keputusan penggemar yang memilih untuk meninggalkan dirinya maupun musisi lain yang melakukan aksi serupa. Ia menegaskan akan lebih peduli dengan karhutla yang terjadi saat ini dan peduli dengan sesama."
"Jadi kalau misalnya ada yang nggak suka gua melakukan hal tertentu di sebuah pertunjukan musik, atau teman-teman gua DJ lainnya juga yang melakukan hal yang serupa dengan gua kalian juga nggak suka, tinggalkan kami aja,"” kata Winky.
"“I don't... I don't really care. In fact, I don't care. Gue lebih peduli sama yang terkena dampak karhutla. Gitu ya teman-teman, terima kasih,"” tutupnya.
Winky Acungkan 3 Jari sebagai Simbol Perlawanan.
Sebelumnya, Winky Wiryawan bersama Sara Fajira dan Cosmo Kent mengacungkan tiga jari yang melambangkan solidaritas, kebebasan, persatuan, dan perlawanan terhadap kekuasaan yang otoriter atau tidak adil ketika tampil di acara Scream or Dance, Minggu (1/11).
Ia dalam kolom keterangan menyatakan bahwa dirinya akan tetap bersuara mengenai kondisi yang terjadi saat ini.
"Di kesempatan ini kami tetap akan bersuara, seperti yang gue bilang ekspresikan suara kamu lewat platform apapun utk banyak hal. Buat gue pribadi Karhutla masih belum tuntas," tegas Winky.