Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menekankan kepada seluruh personel untuk tidak menunjukkan sikap arogan saat mengamankan pertandingan antara Persija Jakarta melawan Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, pada Rabu (21/10/2026).

Ia menekankan bahwa tugas pengamanan pertandingan sepak bola bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan suporter dan masyarakat merasa aman serta nyaman selama kegiatan berlangsung.

Putu Kholis menekankan bahwa fungsi pengayoman harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas. Personel diharapkan dapat membangun hubungan baik dengan masyarakat, merangkul suporter, serta memahami situasi di lapangan untuk memastikan pengamanan berjalan dengan baik.

"“Hari ini, 99,9 persen tugas kita adalah pengayoman. Membangun kedekatan, merangkul, dan menjaga,"” tegas Putu Kholis dalam arahannya.

Ia juga meminta para perwira dan pimpinan satuan untuk memastikan arahan tersebut disampaikan kepada seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan. Dengan demikian, setiap personel memahami standar perilaku dan cara bertindak yang sesuai dengan tugasnya.

Kapolres menekankan pentingnya disiplin dan pengendalian diri selama bertugas. Menurutnya, sikap berlebihan atau perilaku yang terkesan arogan dapat memicu kesalahpahaman dan berpotensi memicu ketegangan.

Personel diminta untuk tetap bersikap wajar, menghormati masyarakat, serta menjaga komunikasi yang baik saat menghadapi situasi yang memerlukan penanganan.

"Jangan ada yang terkesan petantang-petenteng, banyak gaya, kemudian perilakunya justru bisa memicu masalah. Bersamai saja. Jika ada hal-hal yang perlu diingatkan, sampaikan dengan jelas," ujarnya.

Putu Kholis menekankan bahwa para pimpinan harus memberikan contoh konkret tentang perilaku yang harus ditunjukkan maupun dihindari selama bertugas. Ia mengingatkan agar personel tidak berkumpul tanpa alasan dinas atau menunjukkan sikap berlebihan hanya karena mengenakan seragam kepolisian.

Penekanan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab anggota dalam menjalankan tugas pengamanan.

Pengamanan pertandingan Persija Jakarta melawan Arema FC menekankan pendekatan humanis. Personel diharapkan mampu membaca situasi, menjaga komunikasi dengan suporter, serta mengambil tindakan secara terukur sesuai kebutuhan di lapangan.

Pendekatan ini diharapkan mencegah konflik dan menjaga hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat. Pengamanan yang profesional juga membutuhkan koordinasi antarpersonel serta kepekaan terhadap dinamika di sekitar stadion.

Setiap anggota diharapkan menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya tanpa mengabaikan sikap santun dan penghormatan terhadap masyarakat.

Dengan mengutamakan pengayoman, kedisiplinan, dan komunikasi yang baik, Polres Metro Bekasi Kota berharap pelaksanaan pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi para suporter maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Arahan Kapolres tersebut menegaskan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan olahraga harus memberikan rasa aman, bukan justru menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat.

Pengamanan yang dilakukan oleh Polres Metro Bekasi Kota bertujuan untuk memastikan semua pihak merasa nyaman dan terlindungi selama pertandingan berlangsung.

Kombes Pol Putu Kholis Aryana menekankan bahwa sikap profesional dan humanis adalah kunci keberhasilan pengamanan, serta menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga harmoni dan ketertiban.